BICC Logo
BARU DI SINI LOKASI TENTANG PELAYANAN PERSEMBAHAN

JEJAK LANGKAH IMAN

Sejarah Perjalanan Gereja BICC berdasarkan penuturan Ibu Rohani, Pdm. Rosmery Hasibuan.

Background texture
Pdm. Rosmery Hasibuan

DARI HATI IBU ROHANI

Pdm. Rosmery Hasibuan

"Hanya oleh anugerah Tuhan Yesus dapat melakukan apa yang Tuhan kerjakan, tidak ada yang dapat dilakukan diri sendiri kecuali dengan pekerjaan Roh Kudus."
🔥 1980 (Februari)

Panggilan di Lapo Tuak

Awal mula segalanya. Dalam KKR di Bioskop Tuah Sakti, Alm. Pdt. Firman Tampubolon (dikenal sebagai 'Raja Napogos') mendengar suara Tuhan saat sedang minum di lapo tuak jam 1 malam. Beliau meresponi panggilan Tuhan dan bertobat.

🙏 1980 (Juli)

Penyerahan Isaac

Saat mengikuti kebaktian di YPII Batu Malang, Tuhan menaruh hikmat untuk mempersembahkan 'buah hati'. Ibu Rosmery menuliskan nama anaknya, Nelson Tampubolon (saat itu 10 tahun), untuk diserahkan melayani Tuhan.

🏠 1980 (November)

Ibadah Perdana

Dimulailah ibadah minggu pertama di rumah Jl. Sisingamangaraja No. 61. Hanya dihadiri oleh 2 keluarga dan keluarga gembala. Awal yang sederhana namun penuh iman.

1981

Visi Pembangunan & Pergumulan

Sepulang dari seminar Pdt. Paul Yonggi Cho di Korea, hati Alm. Pdt. Firman berkobar membangun gereja besar. Namun tantangan datang: tiang gereja yang dibangun di Jl. Durian dirobohkan orang tak dikenal dalam semalam. Jemaat berdoa dan berpuasa.

📜 1984

Mujizat Perizinan

Tuhan menggerakkan hati Menteri Dalam Negeri saat itu, Bp. Suparjo Rustam, untuk memberikan surat rekomendasi langsung kepada Gubernur Riau. Tanah di Jl. Tuanku Tambusai (lokasi saat ini) berhasil didapatkan.

💎 1985

Harga Sebuah Panggilan

Sepulang dari Korea yang kedua kalinya, Alm. Pdt. Firman Tampubolon memutuskan melayani sepenuh waktu (Full Time). Beliau meninggalkan bisnisnya dan menjual aset usaha sebagai Dealer Utama Suzuki Riau demi pembangunan rumah Tuhan.

1987

Gedung Gereja Berdiri

Dalam waktu 2 tahun (1985-1987), pembangunan gereja selesai. Visi yang Tuhan berikan menjadi kenyataan. Saat itu gereja bernama Gereja Elim.

🤝 1993

Joining GBI Gatsu

Gereja bergabung dengan GBI Jl. Jend. Gatot Subroto (GBI Gatsu) di bawah pembinaan Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo. Alm. Pdt. Firman Tampubolon ditahbiskan menjadi Gembala Sidang GBI dan Ketua Rayon 11.

👑 2010

Regenerasi Kepemimpinan

Tongkat estafet diserahkan. Alm. Pdt. Firman Tampubolon menyerahkan penggembalaan kepada anaknya, Pdt. Dr. Ricky Nelson Tampubolon, yang sudah didoakan sejak kecil.

Disampaikan oleh Pdm. Rosmery Hasibuan (Co-Founder & Istri dari Alm. Pdt. Firman Tampubolon, Founder Gereja BICC) pada peringatan Anniversary Gereja BICC ke-35
Heavenly Background

"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia. (1 Kor 2:9)"